SeputarNKRI|POLITIK - Jumat 4 November Aksi demonstrasi di depan Istana Kepresidenan, Jakarta berakhir ricuh. Massa yang tadinya tenang berubah menjadi anarkis menyerang aparat kepolisian hingga terjadi aksi saling serang.

Selama aksi berlangsung, para demonstran meminta agar bisa dipertemukan langsung dengan Presiden Joko Widodo. Namun, hingga sore, Jokowi tak bisa menemui massa.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan, kondisi di sepanjang perjalanan menuju arah Istana tidak memungkinkan untuk dilintasi presiden.Mengingat kemungkinan akan ancaman keselamatan Presiden, guna mengantisipasi hal yang tidak di ingin kan, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan tim kepresidenan memutuskan untuk membawa Jokowi ke Istana Bogor.
“Setelah melakukan kunjungan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Presiden memutuskan untuk coba kembali lagi ke Istana, tapi karena seluruh jalan tidak memungkinkan untuk kehadiran beliau. Disarankan Paspampres untuk tidak ke Istana,” ujar Pramono dalam jumpa pers di Istana, Sabtu (5/11) dini hari.
Meski tidak berada di Istana, anak buahnya terus melaporkan seluruh perkembangan selama demo berlangsung. “Dan apa yang disampaikan Bapak Presiden adalah hasil dari atas malam hari ini,” tutupnya.
SeputarNKRI Berita hangat seputar Politik dan Ekonomi di Indonesia