Terima Banyak Laporan Janggal di Markas Slank, Ahok: "Aduh Gawat Nihh.." | SeputarNKRI

Terima Banyak Laporan Janggal di Markas Slank, Ahok: “Aduh Gawat Nihh..”

SeputarNKRI | Politik - Masih dalam kedatangan cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke markas Slank di Jalan Potlot, Jakarta Selatan.

Terima Banyak Laporan Janggal di Markas Slank, Ahok: "Aduh Gawat Nihh.."

Seorang anggota juru pemantau jentik (jumantik) mengadu ke cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta kenaikan gaji setara Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dia juga mengaku gajinya sudah dipotong pajak penghasilan (PPh) 21.

“Tahun lalu honor saya Rp 70 ribu Pak. Sekarang Rp 500 ribu itu sudah dipotong PPh 21.Kita mau honor setara dengan PNS Pak,” kata salah satu anggota jumantik kepada Ahok di Markas Slank, Jalan Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017).

Mendengar hal tersebut, Ahok menjelaskan tidak bisa menaikkan gaji jumantik setara PNS.

Alasannya, Ahok mengatakan gaji PNS DKI Jakarta paling rendah sebesar Rp 13 juta.

“Saya jelaskan, kalau setara PNS nggak bisa. Karena PNS DKI paling rendah Rp 13 juta. Mungkin maksudnya UMP (Upah Minimum Provinsi). Makanya kita mau ibu isi data untuk Dasa Wisma,” papar Ahok.

Selain itu, Ahok juga merasa heran bila anggota jumantik masih dikenakan PPh 21.

Ahok mengatakan bahwa PPh 21 dikenakan pada warga yang berpenghasilan UMP.

Dia curiga ada oknum yang memotong honor jumantik.

“Harusnya kader jumantik nggak dipotong PPh 21. Itu dipotong kalau pendapatan setara UMP. Jangan-jangan ada oknum yang sunatin,” tuturnya.

Seorang warga bernama Santi juga bertanya kepada cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Kartu Bantuan Sosial (Bansos) yang dikeluarkan Kementerian Sosial (Kemensos).
Santi curhat karena Kartu Bansos miliknya tidak bisa digunakan.

“Masalah Kartu Bansos, Pak, yang awalnya Kartu Sejahtera. Fungsinya apa dan bagaimana penggunaannya? Karena sampai sekarang nggak bisa digunakan kartunya, Pak,” curhat Santi kepada Ahok di markas Slank, Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017).

Ahok pun mengatakan akan mengecek Kartu Bansos milik Santi.

Lebih lanjut, Ahok memaparkan awal mula Kartu Bansos bisa diterbitkan.

Dia mengatakan kartu tersebut diterbitkan saat dirinya masih menjadi wagub mendampingi Joko Widodo.

Ketika itu, Jokowi tidak ingin ada lagi ada warga yang makan beras miskin.

“Kita ada ide dulu, kalau kita beli raskin kan masih bayar Rp 1.600 sekilo, kadang berasnya jelek. Saya bilang ke Pak Jokowi, ‘Ngapain kita subsidi Rp 7.000 dan yang beli mesti bayar lagi untuk beras jelek? Kenapa nggak kita kasih mentahnya saja, biar bisa dipakai di mana saja,'” ujar Ahok.

Santi mengatakan kepada Ahok bahwa dirinya sudah mengaktifkan Kartu Bansos miliknya di BNI.

Namun, ketika ditanyakan kapan kartu tersebut bisa dipakai, pihak bank tak bisa memberikan kepastian.

“Kemarin saya aktifkan di Bank BNI. Dikasih dua kartu, satu untuk tunai dan satu lagi buat beras-gula saja. Pas ditanya kapan bisa digunakan, dijawab ‘nanti, nanti’,” kata Santi kepada Ahok.

“Makanya nanti saya minta telepon Ibu, saya mau cek. Apa duitnya dicuri orang atau memang belum diisi,” ujar Ahok kepada Santi.

“Memang dua apa bagaimana sih Pak kartunya?” tanya Santi penasaran.

“Memang ada dua sekarang, belum digabung. Kan tergantung orangnya,” jawab Ahok.

Mendengar jawaban Ahok, Santi pun terkejut. Dia kembali menanyakan kepada Ahok apa maksud kata ‘tergantung orangnya’.

“Maksudnya bagaimana Pak ‘tergantung orangnya’?” tanya Santi.

“Kan ada yang dapat raskin, ada yang nggak dapat. Karena ini kan program Pak Jokowi,” tutup Ahok.

 

About admin

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz
x

Check Also

Mobil Terbakar di Tabligh Akbar Habib Rizieq, Aksi Teror?

Mobil Terbakar di Tabligh Akbar Habib Rizieq, Aksi Teror?

SeputarNKRI | Kriminal - Polisi menemukan 4 jeriken berisi bensin di dalam dua ...

Dari 5 Hasil Lembaga Survei Terkait Elektabilitas, Anies Anggap Salah Satunya Hanya Candaan

Dari 5 Hasil Lembaga Survei Terkait Elektabilitas, Anies Anggap Salah Satunya Hanya Candaan

SeputarNKRI | Politik - Sejumlah lembaga melakukan survei terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan ...

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow