SeputarNKRI | Politik - Rasa simpatik dan kecintaan warga kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ditunjukan dengan dikirimnya karangan bunga ke Balai Kota DKI Jakarta.

Meskipun kalah dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, pendukung pasangan Ahok-Djarot tetap memberikan semangat, lewat kata-kata yang diukir di karangan bunga tersebut.
Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta, Mawardi mengatakan, selama dua hari terakhir karangan bunga yang datang mencapai 1.000 buah.
Padahal saat hari pertama pengiriman karangan bunga, Senin (24/4/2017), baru mencapai sekitar 100 buah.
“Informasinya sekarang sekitar 1.000 karangan bunga, namun sedang didata dulu. Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga,” kata Mawardi saat dikonfirmasi wartawan.
Mawardi mengaku belum tahu tindakan terhadap karangan bungan itu.
Mawardi akan melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan Ahok terkait karangan bunga tersebut.
”Untuk sementara belum ada perintah khusus, nanti akan dikomunikasikan lagi, arahkan gimana,” katanya.
Sebelumnya lewat akun media sosial Instagram @basukibtp, Ahok mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan lewat karangan bunga.
“Terimakasih untuk semua bunga penyemangat yang dikirim ke Balai Kota. Membaca pesan-pesannya yang kreatif membuat saya optimis Jakarta akan semakin maju,” tulis Ahok, Selasa (25/4/2017) kemarin.
Menurutnya, dengan banyaknya partisipasi warga membuatnya semakin optimis.
Sebab dalam karangan bunga yang warga kirimkan, mereka ekspresif mengungkapkan perasaannya.
“Mari tatap masa depan dan doakan segala kebaikan untuk Jakarta dan Indonesia,” tutup Ahok.
Sebelumnya, salah satunya pengirim karangan bunga menyebut identitasnya sebagai ‘Dari Kami Yang Belum Bisa Move On’.

Tertulis ucapan, ‘Terima kasih Pak Ahok Atas Kerja Kerasnya Selama Ini. Andalah Pemimpin Sejati. We Love You, We Will Miss You’.
Ada juga karangan bunga ‘Dari Fans Berat Bapak Ahok’. Isi pesannya, ‘Kalian Nggak Oke Oce tapi Kalian Mantan Terindah. Anda Pahlawan di Hati Kami’.
Nama pengirim lainnya tak kalah unik, seperti ‘Blessing Moms NKRI’ dan ‘Pengagum-Pengagummu’.
“Karangan bunga sudah berdatangan sejak kemarin. Paling banyak pagi ini. Sudah mencapai seratusan. Semuanya berisi ucapan terima kasih kepada Pak Ahok,” jelas Ngatiyo, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Balai Kota.
Karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat masih terus berdatangan hingga Rabu (26/4/2017) pukul 10.41 WIB.
Karangan bunga yang datang sejak hari Jumat (21/4/2017) itu terus membeludak.
Karangan bunga itu ditempatkan di halaman, pendopo, selasar, Balairung, hingga trotoar Balai Kota.
Saking banyaknya, karangan bunga terlihat dipasang menumpuk.
Selain karangan bunga, pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat juga mengirimkan balon ke Balai Kota DKI Jakarta.
Ada satu balon yang menarik perhatian para pendukung.

Balon tersebut meniru sosok Ahok dan Djarot.
Sosok Ahok digambarkan sebagai pria dengan rambut hitam dan berkacamata.
” Ahok” dalam bentuk balon itu tampak berdiri sambil memegang burung garuda lengkap dengan lambangnya.
Sementara, Djarot digambarkan sebagai sosok berkumis.
” Djarot” dalam bentuk balon itu juga berdiri sambil membawa bendera merah putih. Bendera tersebut terbuat dari balon juga.
“Terima kasih Pak Ahok dan Pak Djarot. Perjuangan, integritas, dan karyamu sangat kami hargai. Bapak berdua adalah pahlawan dan inspirasi kami, pemenang sejati di hati kami. Teruslah berkarya bagi Indonesia. Doa kami menyertai selalu,” bunyi pesan dalam rangkaian balon itu.
Di sana tertulis PT Jaya Latexindo Internusa sebagai pengirim.
Rangkaian balon tersebut diletakan di pendopo Balai Kota dan menjadi objek foto oleh warga yang hadir.
Mereka bergantian untuk bisa foto di depan rangkaian balon itu.
“Kami enggak tahu juga siapa yang kirim tapi bagus banget yah. Ini kayaknya baru Ahok Djarot saja deh yang kalah dikirimin beginian,” kata salah seorang pendukung dengan pakaian bertuliskan “Pelayan Gue Basuki Djarot”.
Karangan Bunga Terbesar PSI

Belum pernah dalam sejarah politik Indonesia, sebuah kekalahan diganjar dengan begitu dalamnya kesedihan dan gelombang simpati.
Ratusan bahkan ribuan karangan bunga dari masyarakat memenuhi balai kota dua hari terakhir.
Itu merupakan pengakuan sekaligus ekspresi rasa terima kasih atas kerja keras Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, yang hanya dalam dua tahun telah membuat begitu banyak perubahan di Jakarta.
“Ahok boleh kalah, tapi seribu orang baik lainnya akan muncul memimpin Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, Rabu (26/4/2017).
“Kekalahan Ahok tidak membuat kita surut untuk memperbaiki Indonesia. Di berbagai daerah telah dan akan terus bermunculan sosok-sosok pembaharu, dalam diri Ridwan Kamil di Bandung, Risma di Surabaya, Nurdin Abdullah di Bantaeng, atau Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi,” Grace menambahkan.
Ratusan karangan bunga memenuhi halaman Balaikota sejak Senin (24/5/2017) lalu.
Akibat kekurangan tempat, karangan-karangan bunga itu dipindah sebagian ke lapangan IRTI di belakang Balaikota.
Ungkapan rasa sedih, penyemangat dan banyak juga lucu tertera dalam pesan karangan bunga.
Nama pengirim misalnya: Ibu-ibu Boxing, Proud Citizens, Bandung Community, FHUI ‘93 Kecuali yang Intoleran, Mami Cantik Puri Mansion Lagi Mellow dll.
Di karangan bunga tertuang berbagai curhat: “Hanya kalian di hati kami… tak akan pernah tergantikan”. “Bapak Ahok Djarot, kalau aku disuruh untuk melupakanmu, aku mau ke Kelurahan dulu. Minta surat keterangan tidak mampu”. “Oh Tuhan, Kucinta Basuki, Kusayang Tjahaja, Rindu Purnama, Inginkan Badja.”
Sementara, karangan bunga PSI sepanjang 4×12 meter, menyita perhatian dan mengundang banyak pengunjung balaikota berselfie di depannya, bertuliskan “Satu kekalahan seribu bunga merekah. Terima kasih Ahok!”.
Sekjen PSI Raja Juli Antoni mempertegas komitmennya “Partai kami akan terus mendukung kandidat-kandidat terbaik dalam Pilkada serentak Februari 2018 mendatang”.
Diperkirakan masyarakat akan terus berdatangan ke Balaikota Jakarta, dalam hari-hari ke depan.
Untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ahok, yang telah memperbaiki begitu banyak hal di ibukota.
SeputarNKRI Berita hangat seputar Politik dan Ekonomi di Indonesia

Leave a Reply
Be the First to Comment!